• DLC Short Connector (99.0625%)

    DLC Short Connector

DLC Short Connector



Alat reset manual ECU / ECM semua motor injeksi PGM-FI Honda.
Dengan alat ini ECU /ECM dikembalikan kesetelan default bawaan pabrik.
Menghapus kesalahan atau kode eror pada MIL (Malfunction Indocator Lamp) di speedometer.
Alat ini hanya mereset software ECU /ECM dan menghilangkan kode eror pada MIL, untuk kerusakan hardware atau sparepart seperti ECU /ECM, injektor, trhottle body, sensor2 dll harus diganti atau diperbaiki sparepart nya.

Paket berisi:
- 1 pcs DLC CONNECTOR 
- 1 lembar petunjuk penggunaan

SCS / DLC short connector Berfungsi u/ SETTING ALTITUDE

Nah, Salah satu kekurangan dari Skutik PGM-Fi Step 4 adalah tidak adanya sensor MAP (Manifold Air Pressure sensor) ato sensor tekanan/kelembaban udara seperti yang terdapat di sistem injeksi.

Guna dari MAP ini adalah untuk mengukur kelembaban udara sekitar dan hasil nya di input ke ECM guna diproses dan dikalkulasi secara otomatis untuk menentukan kadar semprotan injector yang ideal.
Sensor MAP ini berkolaborasi dengan sensor O2 yang terdapat di Exhaust Manifold dalam menciptakan hasil pembakaran yang maksimal tergantung kondisi udara, suhu mesin (sensor EOT/ECT), rpm mesin (sensor CKP) secara realtime. 

Karena kelembaban udara (kadar oksigen yang bercampur dengan air) di wilayah dataran rendah pasti berbeda dengan wilayah yang berada di dataran tinggi (perbukitan).
Wilayah dengan kadar kelembaban udara yang tinggi maka ketersediaan oksigen murni lebih tipis/sedikit.
Makanya, jika kita mengendarai motor bertipe karburator/ injeksi tanpa sensor MAP / injeksi dengan settingan altitude mode 1 didaerah pegunungan (diatas 2000mdpl) dipastikan mesin akan brebet (tanda pembakaran terlalu kaya akan bensin).

Next, agar kinerja mesin motor PGM-Fi ideal sesuai dengan tempat tinggal (wilayah) bersangkutan, maka setting Altitude wajib kita lakukan.

Ada 4 Pilihan MODE yang cocok dengan situasi wilayah kita dan yang dijelaskan di bawah ini.
MODE 1: 0 – 2.000 mdpl
MODE 2: 2.000 – 2.500 mdpl
MODE 3: 2.500 – 3.500 mdpl
MODE 4: > 3.500 mdpl

Adapun langkah-langkahnya :
1. Pastikan bahwa kode kerusakan tidak tersimpan dalam ECM. Apabila tersimpan, ECM tidak dapat masuk ke mode setting.
2. Setting akan gagal apabila mesin dihidupkan selama prosedur berlangsung.
Pilih MODE yang cocok dengan situasi yang dijelaskan di bawah ini.

MODE 1 : Dari titik berangkat dengan altitude tinggal (ketinggian di atas permukaan laut melebihi 2.000 m) ke tempat dengan altitude rendah (ketinggian di atas permukaan laut kurang dari 2.000 m)
MODE 2 : Ke tempat pada ketinggian 2.000 – 2.500 m di atas permukaan laut (berangkat dari ketinggian manapun)
MODE 3 : Ke tempat pada ketinggian 2.500 – 3.500 m di atas permukaan laut (berangkat dari ketinggian manupun)
MODE 4 : Ke tempat pada ketinggian 3.500 m atau lebih di atas permukaan laut.

MODE 1 :
Putar kunci kontak ke posisi OFF.
Lepaskan penutup konektor (1) dari DLC (2) dan hubung singkatkan terminal-teriminal DLC dengan menggunakan special tool.

Buka handel gas sepenuhnya dan tahan.
Putar kunci kontak ke posisi ON.
MIL seharusnya menyala dan kemudian mulai berkedip dengan cepat.
Dalam waktu 5 detik setelah kedipan cepat dimulai, tutup handel gas dan tahan selama lebih dari 3 detik.
1. Jika MIL tidak mulai berkedip dengan cepat, putar kunci kontak ke posisi OFF dan coba lagi.
2. Jika anda tidak dapat mengulang kembali prosedur, periksa ulang apakah kode kerusakan tidak tersimpan di ECM.
Jika kode kerusakan tidak tersimpan akan tetapi anda masih tidak dapat mengulang kembali prosedur, ganti ECM dengan yang masih dalam keadaan baik dan coba lagi.

Jika MODE 1 berhasil dipilih, MIL akan berkedip-kedip dengan kedipan pendek berulang. ( jika berhasil di alat diagnosis Hids HD-30 tercatat MOD: 1 )
Jika pola berhasil yg di inginkan terlihat, putar kunci kontak ke posisi OFF cabut SCS connector / DLC short connector, selesai.

MODE 2/3/4 :
Hubungkan special tool pada DLC.
Buka handel gas sepenuhnya dan tahan.
Putar kunci kontak ke ON.

MIL seharusnya menyala dan kemudian mulai berkedip dengan cepat.
Dalam waktu 5 detik setelah kedipan cepat dimulai, hentakan handel gas dengan cepat (tutup selama 0,5 detik/buka selama 0,5 detik), kemudian tutup dan tahan selama lebih dari 3 detik.

MODE 2 : Hentakan handel gas 1 kali.
MODE 3 : Hentakan handel gas 2 kali.
MODE 4 : Hentakan handel gas 3 kali.

MIL akan mengulang kedipan-kedipan pendek sejumlah MODE yang dipilih.
Sebagai contoh, 
jika MODE 2 dipilih, MIL akan berkedip-kedip dengan dua kedipan pendek berulang. (jika berhasil di alat diagnosis Hids HD-30 tercatat MOD: 2 )
jika MODE 3 dipilih, MIL akan berke

Reset TP SENSOR


Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Pastikan ECM tidak menyimpan kode kerusakan & posisi throttle tertutup sepenuhnya.
2. Jika kode kerusakan tersimpan dalam ECM, maka proses reset sensor TP/ECM tidak dapat dilakukan.
3. Lakukan reset sensor TP/ECM bila salah satu dari part yg berhub. dg sistem bahan bakar diganti dg yg baru : Throttle body/pipa intake, Idle air screw, Fuel pump / saringan bahan bakar, Injector, Sensor O2
4. Lakukan reset sensor TP/ECM bila salah satu dari part mesin diganti dg yg baru/saat overhaul, diantaranya : Cylinder head/valve/valve guide/valve seat, Cylinder/piston/ring piston.
Prosedur reset TP sensor :
1. Putar kunci kontak OFF.
2. Lepaskan cover di data link connector (DLC).
3. Hubungkan DLC short connector.
4. Lepaskan konektor sensor EOT/ECT & hub. kabel jumper line.
5.   Putar kunci kontak ON.
6.   Dalam waktu 10 detik, lepaskan kabel jumper line.

Reset ECM / MIL


1) Putar Kunci kontak ke posisi "OFF".
2) Lepaskan penutup konektor dari DLC (Data Link Connector), kemudian hub. DLC Short 
    Connector ke DLC (Data Link Connector).
3) Putar Kunci kontak ke posisi  "ON".
4) Lepaskan DLC short connector dari DLC (Data Link Connector).
5) Sambungkan DLC short connector ke DLC (Data Link Connector) kembali sementara MIL  
    menyala dalam 5 detik.
6) Lihat MIL, jika MIL berkedip maka reset berhasil.
7) Jika MIL menyala terus maka reset gagal, ulangi langkah pertama.

Setting Ketinggian
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Pastikan ECM tidak menyimpan kode kerusakan.
2. Jika kode kerusakan tersimpan dlm ECM, maka proses setting ketinggian tdk dpt dilakukan.
3. Setting ketinggian akan gagal jika proses setting ketinggian mesin dalam keadaan hidup.
Pilih MODE yg cocok dengan sesuai dengan ketinggian daearh setempat, sebagai contoh :
MODE 1 : Dari titik mula Altitude tinggi (ketinggian diatas permukaan laut > 2000 m) ke Altitude rendah (ketinggian diatas permukaan laut < dari 2000 m).
MODE 2 : Ketinggian 2.000 – 2.500 m diatas permukaan laut.
MODE 3 : Ketinggian 2.500 – 3.500 m diatas permukaan laut.
MODE 4 : Ketinggian 3.500 m atau lebih tinggi di atas permukaan laut.
Langkah proses setting MODE 1 :
1. Putar kunci kontak ke OFF.
2. Lepaskan cover body tengah.
3. Lepas DLC dari rangka & lepas konektor dummy dari DLC.
4. Buka handle gas sepenuhnya dan tahan.
5. Putar kunci kontak ke ON
MIL seharusnya menyala dan  kemudian mulai berkedip dengan cepat.
6. Dalam waktu 5 detik setelah  kedipan cepat dimulai, tutup handle gas dan tahan selama lebih dari 3 detik.
Catatan :
Jika MIL tidak mulai berkedip dengan cepat, putar kunci kontak ke OFF dan coba lagi.
Jika anda tdk dpt melakukan setting ketinggian, periksa ulang apakah kode kerusakan benar benar tidak tersimpan di ECM.
Jika kode kerusakan tidak tersimpan akan tetapi anda masih tidak dapat melakukan setting ketinggian, ganti ECM yang masih dalam keadaan baik dan coba lagi.
7. Jika proses setting ketinggian MODE 1 berhasil maka MIL akan berkedip-kedip dengan kedipan pendek berulang. Kemudian putar kunci kontak ke OFF

8. Putar Idle air screw ke arah membuka sesuai spesifikasi dan periksa putaran stasioner mesin.
Putaran stasioner mesin : 1.400 + 100 (rpm)
Langkah proses setting MODE 2/3/4 :
1. Hubungkan special tool pada DLC .
2. Buka handel gas sepenuhnya dan tahan.
3. Putar kunci kontak ke ON.
4. MIL seharusnya menyala dan kemudian mulai berkedip dengan cepat.
5. Dalam waktu 5 dtk setelah kedipan cepat dimulai, hentakkan handel gas dg cepat (tutup selama 0,5 dtk/buka selama 0,5 dtk) sejumlah yg ditentukan,kemudian tutup & tahan selama lebih dari 3 detik.
MODE 2 :  Hentakkan handel gas 1 kali
MODE 3 :  Hentakkan handel gas 2 kali
MODE 4 :  Hentakkan handel gas 3 kali
MIL seharusnya menyala dan  kemudian mulai berkedip dengan cepat.

Catatan :
Jika MIL tidak mulai berkedip dg cepat putar kunci kontak ke OFF dan coba lagi.
Jika anda tdk dpt melakukan setting ketinggian periksa ulang apakah kode kerusakan benar-benar tdk tersimpan di ECM. Jika kode kerusakan tdk tersimpan akan tetapi anda msh tdk dpt melakukan setting ketinggian, ganti ECM yg msh dlm kondisi baik & coba lagi.

6. MIL akan mengulang kedipan-kedipan pendek sejumlah MODE yang dipilih.
Sebagai contoh:  jika MODE 2  yg dipilih maka MIL akan berkedip-kedip dg dua kedipan pendek berulang. Kemudian putar kunci kontak ke OFF.

7. Putar Idle air screw ke arah membuka sesuai spesifikasi & periksa putaran stasioner mesin : 1.400 + 100 (rpm)

Catatan :
Jika MIL mulai berkedip dengan perlahan selama proses reset setting ketinggian belum berhasil, putar kunci kontak ke OFF dan coba lagi.
Jika jumlah kedipan MIL dan angka MODE yang diinginkan berbeda, putar kunci kontak ke OFF dan coba lagi.

Lihat juga

Pembayaran

  • BCA
  • KUKUH ADITYA DARMA

    6840.265.275

  • Mandiri
  • KUKUH ADITYA DARMA

    119.00.0626885.6

Customer Services

  • Sales 1
    #ymid01
  • Sales 2
    #ymid02

Tentang Kami

© 2010 www.alatbengkelmotor.com

Pusat Penjualan Alat Bengkel Motor Injeksi Terlengkap